Jika membicarakan soal dunia otomotif tentunya tidak akan pernah habis. Terutama soal mobil. Di Indonesia, perkembangan kendaraan roda empat ini cukup pesat. Dari mulai variasi harga terendah hingga yang paling tinggi dan fitur-fitur canggih yang tersedia ditawarkan oleh setiap merek perusahaan untuk menarik para calon pembeli. Mobil yang biasa maupun yang mewah sekali pun menjadi incaran.

Untuk melakukan perawatan terhadap mobilnya, tidak sedikit orang membeli asuransi kendaraan untuk menghindari hal-hal buruk jika sewaktu-waktu terjadi.

Tetapi adakah perbedaan asuransi untuk mobil biasa dengan mobil mewah?

Dikutip dari detik.com, 20/9/2017, menurut Bangun Pambudi, asuransi untuk mobil biasa maupun mobil mewah sama saja. Yang membedakan mungkin suku cadangnya.

“Kalau ada di APM (Agen Pemegang Merek)-nya kita akan ambil disana. Jadi kalau ngomongin mobil mewah, kalau dia ada APM-nya sebenarnya jadi gampang kan, atau mobil mewah tapi memang versi-versi khusus yang masuk ke sini, itu memang butuh penanganan sendiri ya,” ujarnya.

Selain suku cadang, biaya asuransi yang harus dikeluarkan untuk mobil mewah jauh lebih mahal dengan mobil biasa. Tergantung preminya. Sedangkan premi asuransi itu sendiri terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari harga Rp 150 juta ke bawah, Rp 400 juta ke atas, dan Rp 800 juta ke atas.