Saat ini sudah banyak perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai macam perlindungan untuk aset yang dimiliki. Salah satunya yaitu, perlindungan untuk kendaraan. Produk asuransi kini memiliki berbagai macam jenis perlindungan. Namun sedikit sekali asuransi untuk kendaraan roda dua.

Padahal menurut Asuransi Astra, pendapatan mereka pada setengah tahun ini berasal dari sekitar 2 juta pemilik roda dua. Ternyata banyak yang tidak tahu, perlindungan asuransi roda dua dimasukkan dalam angsuran kredit yang dipilih oleh konsumen.

“Kita memang tidak melayani untuk individu atau yang datang dengan motornya untuk diasuransikan. Selama ini kita bekerja sama dengan FIF, lembaga pembiayaan Astra,” ucap Laurentius Iwan Pranoto, Head of Communication & Event Asuransi.

Dikutip dari otomania.com yang terbit pada 03/08/17, alasan tersebut karena motor memiliki resiko tinggi. Oleh karena itu dipilih dengan kerja sama lembaga pembiayaan yang memiliki metode survei terpercaya untuk memilih konsumennya.

Alasan lainnya asuransi motor secara individual tidak terlalu menguntungkan. Ini juga yang menjadi alasan tidak ada perlindungan menyeluruh pada sepeda motor dan hanya memberikan perlindungan total loss only atau kehilangan menyeluruh seperti dicuri atau kecelakaan besar yang mengakibatkan kendaraan rusak lebih dari 75 persen.

“Kalau harga motor Rp 10 juta, biaya premi anggap saja 2,5 persen. Sangat kecil, maka tidak ada perlindungan menyeluruh, kami hanya berikan TLO,” tutup Iwan.

Dibandingkan sepeda motor yang hanya menyediakan perlindungan total loss only, kendaraan beroda empat menyediakan lebih banyak jenis perlindungan, yaitu comprehensive/all risk, total loss only, third party liability, dan lainnya.