Mengasuransikan kendaraan memang sangat menguntungkan bagi banyak orang. Terutama jika kendaraan mengalami kerusakan-kerusakan kecil, tentu saja dapat ditanggung oleh pihak asuransi. Bahkan jika kendaraan mengalami kejadian besar seperti tabrakan atau pun terbakar. Jika mobil terbakar akibat korsleting komponen standar mobil, maka kerusakannya dapat ditanggung asuransi.

Akan tetapi, tidak semua penyebab terjadinya mobil terbakar dapat ditanggung asuransi, contohnya, jika mobil terbakar akibat penggunaan parfum di dalam mobil, maka klaim asuransi tidak berlaku atau pihak asuransi tidak menanggung kerusakan.

“Bawa parfum juga bisa, parfum bikin meledak itu,” ujar Marketing & Communication & PR Manager Garda Oto, Laurentius Iwan Pranoto, yang dikutip dari detik.com (25 09 2017)

Selain L. Iwan Pranoto, Bangun Pambudi selaku Manager Survey dan Garda Siaga Asuransi Astra (Garda Oto), juga menambahkan, bahwa barang seperti parfum yang dapat menyebabkan mobil terbakar, termasuk dalam peraturan tentang muatan. Peraturan tersebut ada dalam pasal 3 ayat 2.

Dalam polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia pasal 3 ayat 2 disebutkan pertanggungan tidak menjamin kerugian atau kerusakan kendaraan bermotor yang diakibatkan dari zat kimia, air, atau benda cair lainnya yang berada di dalam kendaraan bermotor.

Untuk itu, selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu di dalam kendaraan. Hindarkan kendaraan dari benda-benda yang dapat menyebabkan kerugian atau kerusakan.