Risiko terjadinya kerusakan ataupun kecelakaan pada kendaraan di jalan raya sulit dihindari. Ini sebabnya, pemilik kendaraan disarankan untuk membeli produk asuransi kendaraan untuk mengurangi setiap risiko yang terjadi. Bagi pemilik yang membeli kendaraan secara kredit, biasanya sudah satu paket dengan angsuran kendaraan. Berbeda dengan mereka yang membeli kendaraan secara tunai. Mereka bisa memilih ingin membeli produk asuransi atau tidak.

Dari sisi pendapatan pemilik kendaraan, apakah ada batasan minimal gaji yang disarankan untuk bisa membeli produk asuransi?

Senin (31/7/2017) lalu, Gunawan Salim selaku Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra, memberikan penjelasan terkait pendapatan dengan membeli produk asuransi kepada Otomania.com, “Tidak pernah ada. Semua sebenarnya tergantung kesadaran dari pemilik kendaraan. Produk seperti Garda Oto melindungi produk kendaraan berbagai tipe harga.”

Selanjutnya, Gunawan memberikan contoh untuk mobil murah Agya yang dibanderol dengan harga Rp 120 jutaan. Garda oto memiliki besaran premi sekitar 3,4 persen dari harga mobil.

“Artinya sekitar 5 juta. Kadang mikir buat beli asuransi. Tapi tujuannya kan perlindungan. Orang beli tunai mobilnya bisa kesenggol, tertabrak, bahkan dalam posisi benar. Kerusakan ini akan ditanggung asuransi,” ucap Gunawan.

Sayangnya, pemilik masih memiliki pertimbangan lain, seperti dari sisi keuangan, untuk memutuskan menggunakan asuransi pada kendaraannya atau tidak. Ini membuat edukasi pentingnya asuransi terus dilakukan oleh Garda Oto kedepannya.